NAMA-NAMA KELOMPOK
LA TOMUNA SAAD
CHEREN RUUT
CHRIS CORNELES
NINGSIH
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan
hidayah-Nya. kami dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini berjudul ANGKA INDEKS
di susun dalamrangka melengkapi tugas mata kuliah Statistika.
Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan
tugas mata kuliah Statistika. Dalam penulisan makalah ini kami merasa masih banyak kekura
ngan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan
yang kami miliki. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi
penyempurnaan pembuatan makalah berikutnya.
Akhir kata kami berharap agar makalah ini berguna bagi semua pihak dalam memberi
tambahan informasi tentang angka index.
DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan
Bab II Pembahahsan
2.1 Pengertiaan Angka Index
2.2 Laju Angka Index
2.3 Metode Pehitungan Angka Index
2.4 Mengubah Tahun Dasar
Bab III Pentup
3.1 Saran
3.2 Kesimpulan
DAFATAR PUSTAKA
Bab I Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Angka indeks merupakan sebuah alat angka matematik yang digunakan untuk menyatakan tingkat harga, volume perniagaan dan sebagainya dalam periode tertentu, dibandingkan dengan tingkat harga, volume perniagaan suatu periode dasar, yang nilainya dinyatakan dengan 100. Sedangkan menurut Samsubar Saleh, angka indeks merupakan suatu analisis data statistik yang terutama ditujukan untuk mengukur berapa besarnya fluktuasi perkembangan harga dari berbagai macam komoditas selama satu periode waktu tertentu. Dalam suatu analisis perekonomian, angka indeks mempunyai peranan yang sangat besar, karena dapat digunakan untuk mengetahui besarnya laju inflasi mapun deflasi yang terjadi di negara tertentu.
Angka index dapat sebagai indikator yang penting untuk menentukan kebijakan apa yang harus diambil oleh pemerintah guna mengatasi permasalahan dlam perrekonomian. Misalnya, dengan mengetahui perkembangan produksi suatu produk pada tahun sekarang dibandingkan dengan produksi yang tahun lalu atau perkembangan penduduk tahun sekarang dibandingkan tahun yang lalu, maka pemerintah akan dapat mengambil kebijakan untuk mengembangkan produksi produk tersebut dan mengatasi pertumbuhan penduduk yang terlalu cepat.
1.2. Rumusan Masalah
1. Apa Pengertian Dari Angka Index
2. Macam-Macam Angka Index
3. Laju Angka Index
4. Metode Perhitungan Angka Index
5. Mengubah Tahun Dasar
1.3Tujuan
Dalam penyusunan makalah ini, ada beberapa faktor yang menjadi tujuan yaitu ;
1. Agar dapat mengetahui lebih dalam tentang angka index.
2. Agar pembaca mangetahui kegunaan dan fungsi dari angka index.
Bab II Pembahahsan
2.1. Pengertiaan Angka Index
Angka index adalah ukuran statistika yang menunjukan perbandingan suatu kuantitas dengan yang lain, perbandingan itu dinyatakan dalam persentase dan biasanya tanda persennya tidak disebutkan. Menurut DR. Winardi, angka index merupakan sebuah alat angka matematik yang digunakan untuk menyatakan tingkat harga, volume perniagaan dan sebagainya dalam periode tertentu, dibandingkan dengan tingkat harga, volume perniagaan suatu periode dasar, yang nilainya dinyatakan dengan 100.
Sedangkan menurut Samsubar Saleh, angka index merupakan suatu analisis data statistik yang terutama ditunjukan untuk mengukur berapa besarnya fluktuasi perkembangan harga dari berbagai macam komoditas selama satu periode waktu tertentu. Dalam suatu analisis perekonomian, angka index mempunyai peranan yang sangat besar, karena dapat digunakan untuk mengetahui besarnya laju inflasi dan deflasi yang terjadi di negara tertentu.
Angka index dapat sebagai indikator yang penting untuk menentukan kebijakan apa yang harus diambil oleh pemerintah guna mengatasi permasalahan dlam perrekonomian. Misalnya, dengan mengetahui perkembangan produksi suatu produk pada tahun sekarang dibandingkan dengan produksi yang tahun lalu atau perkembangan penduduk tahun sekarang dibandingkan tahun yang lalu, maka pemerintah akan dapat mengambil kebijakan untuk mengembangkan produksi produk tersebut dazn mengatasi pertumbuhan penduduk yang terlalu cepat.
2.2. Laju Angka Index
2.3. Metode Pehitungan Angka Index
Dalam menghitung angka index, waktu atau tahun yang lalu disebut tahun dasar (base periods atau base year), yaitu waktu atau tahun yang dijadikan dasar untuk menentukan perkembangan suatu harga atau berfungsi sebagai waktu atau tahun pembanding. Penentuan tahun dasar untuk menghitung angka index perlu memperhatikan tiga faktor, yaitu :
1. Tahun dasar hendaknya dipilih pada saat kondisi perekonomian relatif stabil
2. Jarak antara tahun dasar dengan tahun sekarang tidak terlalu jauh
3. Penentuan tahun dasar hendaknya memperhatikan kejadian-kejadian penting.Misalnya kenaikan harga BBM, kenaikan tarif dasar listrik dan lain-lain.
Beberapa metode perhitungan angka index yaitu ;
1. Indeks Tidak Tertimbang
Indeks Tidak Tertimbang : Metode angka indeks tidak tertimbang digunakan untuk mengetahui perkembangan suatu harga, yaitu terfokus hanya pada harga dan tidak mempertimbangkan kuantitasnya. Metode angka indeks tertimbang dibagi menjadi tiga, yaitu : Angka Indeks Relatif, yaitu untuk mengukur perbedaan “satu” macam nilai/harga/ kualitasnya saja dalam waktu yang berbeda.
Angka Indeks Aggregate Sederhana, yaitu membandingkan jumlah dari harga-harga barang persatuan untuk tiap-tiap tahun. Rumus yang digunakan adalah ;
I = (ΣPn/ΣPo) x 100%.
Keterangan : I = Angka Indek
Pn = Jumlah harga tahun yang dicari indeksnya;
Po = Jumlah harga tahun dasar Angka Indeks Rata-Rata Relatif
Dalam permasalahan ini dimulai dengan mencari angka relatif dari masing-masing barang dan kemudian dicari rata-rata dari angka relatif tersebut. Rumus yang digunakan adalah
I = [(Σ(Pn/Po) x 100%) / (k)].
Keterangan :
I = Angka Indeks
Pn = Jumlah harga tahun yang dicari indeksnya
Po = Jumlah harga tahun dasar
k = Jumlah barang
Contoh :
Angka Indeks Relatif : Perkembangan Harga Beras
Tahun | Harga per kg | Penghitungan | Indeks |
1998 | Rp. 2.500 | sebagai tahun dasar | 100 % |
1999 | Rp. 2.750 | (2.750 / 2.500) x 100 % | 110 % |
2000 | Rp. 2.900 | (2.900 / 2.500) x 100 % | 116 % |
2001 | Rp. 3.000 | (3.000 / 2.500) x 100 % | 120 % |
2002 | Rp. 3.100 | (3.100 / 2.500) x 100 % | 124 % |
Index relatif tahun 2001 adalah sebesar 120%, artinya dibandingkan tahun 1998harga beras per- kg pada tahun 2001 mengalami kenaikan sebesar 20%.
2. Angka Index Aggragate Sederhana
Angka Index Aggragate Sederhana : Perkembangan Harga Komoditi
Komoditi | Harga 2001 | Harga 2002 | Indeks 2002 |
A | 2.000 | 2.100 | I = (7.650/7.300) x 100% = 104,79% |
B | 1.500 | 1.750 | |
C | 2.000 | 1.900 | |
D | 1.800 | 1.900 | |
JUMLAH | 7.300 | 7.650 |
Index aggragate sederhana pada tahun 2002 sebesar 104,79% atau mengalami kenaikan sebesar 4,79% dibandingkan dengan harga tahun 2001.
Angka Index Rata-rata Relatif : Perkembangan Harga Komoditi
Komoditi | Harga 2001 | Harga 2002 | Indek per komoditi |
A | 2.000 | 2.100 | (2.100 / 2.000) x 100% = 105 % |
B | 1.500 | 1.750 | (1.750 / 1.500) x 100% = 116,67 % |
C | 2.000 | 1.900 | (1.900 / 2.000) x 100% = 95 % |
D | 1.800 | 1.900 | (1.900 / 1.800) x 100% = 105,56 % |
JUMLAH | 422,23 % | ||
Index rata-rata relatif tahun 2002 sebesar422,23% /4 = 105,56%
Dengan menggunakan angka index rata-rata relatif, pada tahun 2002 terjadi kenaikan harga komoditi A, B, C dan D sebesar 5,56% dibandingkan tahun 2001.
3. Indeks Berantai
Indeks Berantai ; salah satu metode penghitungan angka indeks dengan tahun dasar yang digunakan adalah tahun sebelumnya (tahun dasarnya = t – 1) atau dengan kata lain tidak menggunakan tahun dasar dengan tahun tertentu saja. Misalnya jika akan menghitung indeks untuk tahun 2000 maka tahun dasarnya tahun 1999, indeks untuk tahun 2001 tahun dasarnya tahun 2001, indeks untuk tahun 2002 tahun dasarnya tahun 2001 dan seterusnya. Indeks Berantai ini digunakan untuk menghadapi keadaan yang tidak stabil atau terjadi fluktuasi dalam perekonomian yang cukup besar. Disamping itu, indeks berantai ini juga sangat bermanfaat untuk melihat perkembangan harga dalam hubungan dengan analisis Benefit and Cost Ratio.
Tahun | Harga | Indeks Berantai | Keterangan |
1997 | 100 | - | - |
1998 | 150 | (150 / 100) x 100% = 150 % | Naik 50 % |
1999 | 180 | (180 / 150) x 100% = 120 % | Naik 20 % |
2000 | 220 | (220 / 180) x 100% = 122,22 % | Naik 22,22 % |
2001 | 250 | (250 / 220) x 100% = 113,64 % | Naik 13,64 % |
2002 | 300 | (300 / 250) x 100% = 120 % | Naik 20 % |
2.4. Mengubah Tahun Dasar
1. Perubahan Tahun Dasar
Tahun | Harga per kg (P) | Jumlah produk (Q) | Nilai PQ |
o: 1981 (tahun dasar) n: 1986 | 250 400 | 200 250 | 50000 100000 |
Tahun (1) | Harga per kg Pn (2) | Angka indeks (rasio sederhana) a) 1981 = 100% b) 1981-1983 =100% (3) (4) | ||||
1981 1982 1983 1984 1985 1986 | RP250,00 Rp300,00 Rp500,00 Rp200,00 Rp220,00 Rp400,00 | |||||
0 Response to "tugas angka indeks"
Post a Comment